INDONESIA IMPOR VAKSIN

Indonesia telah menandatangani perjanjian dengan dua produsen obat AstraZeneca dan Novavax, untuk 100 juta dosis vaksin, kata menteri luar negeri negara itu, Rabu (30 Desember). “Kami sudah mengamankan pasokan vaksin dari AstraZeneca dan Novavax masing-masing 50 juta dosis,” kata Retno Marsudi. Berbicara bersama menteri luar negeri, menteri kesehatan baru Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kedua vaksin tersebut akan memberi lebih banyak pilihan bagi negara Asia Tenggara. Sekarang kita bisa pikirkan tahap kedua, bagaimana cara mendistribusikan vaksin,ujarnya.

Indonesia berencana untuk memulai vaksinasi dengan pengobatan Sinovac China, yang memperoleh 1,2 juta dosis bulan ini dan mengharapkan 1,8 juta lebih pada Januari, setelah memperoleh izin penggunaan darurat, demikian dilaporkan sebelumnya.1,3 juta pekerja kesehatan garis depan negara akan mendapatkan prioritas dalam gelombang pertama vaksinasi antara Januari dan April, kata Budi pada hari Selasa.

Pegawai negeri akan berada di baris berikutnya untuk suntikan, dengan mereka yang berada di “zona merah” infeksi berusia antara 18 dan 59 tahun diprioritaskan dalam putaran kedua vaksinasi. Indonesia lebih memfokuskan programnya pada rentang usia tersebut daripada pada lansia dalam upaya melindungi penduduk yang bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*